Oleh : Ummu Abdirrohman Najiyah Ibnat Kaswita
Ghoffarollohu ‘anhaa wa waalidaihaa
بسم الله الرحمن الرحيم
Ketika aku terbangun di suatu pagi
Segarnya udara dapat ku nikmati
Indahnya sinar mentari memikat hati
Sejenak angan ku terdampar di suatu negeri
Teringat akan nasib saudara-saudara kami
Para tholabatul ilmi
Yang sedang menderita karena terdzolimi
Akankah mereka masih bisa menghirup segarnya udara di pagi ini?
Ataukah asap bom, mortir dan hawn yang sedang mereka nikmati?
Indahnya sinar mentari mungkin tak lagi mengusik hati



